Langsung ke konten utama

Memilihmu dalam Kesetiaan

Memilihmu dalam Kesetiaan

Oleh: @daisylea__


Mencintaimu dalam kejauhan adalah pilihan. Menjaga dari segala interaksi yang kelak bisa menjerumuskan. Maaf jika diri ini masih banyak kekurangan.

Entah, dengan perantaraan atau pun kesengajaan. Jujur, nuraniku takut menelan kekecewaan. Ada rasa tak ingin mengajak mendekati kemungkaran. Ada rasa untuk menjauh agar rasa ini tetap tumbuh. Entah, sampai kapan.

Dirimu yang kunanti. Dirimu yang kusemogakan. Mengharapkan segala kebahagiaan senantiasa tercurahkan. Terimakasih, telah menjaga hati. Raga ini tak akan memaksa dengan siapa kau bersama nanti.

Bersama-sama memperbaiki diri. Bersama-sama menuntut ilmu.

Cinta bagai fitrah kepada hamba-Nya. Pilihan Rabb-Nya. Menerima segala ketetapan-Nya. Bagai perumpamaan, jika ingin memiliki hatinya, miliki dulu Rabb-Nya. Semoga kelak juga dipermudah perkara-Nya. 

Aku ingin mencintaimu sesuai dengan akidah dan ketentuan agama. Kau sangat istimewa untuk terkena noda meski sedikit saja. 


Jika memang kita ditakdirkan bersama, Allah Subhannahu wa Ta'ala akan mempermudah jalannya. Bersabarlah. 


Klaten, 1 September 2020

Ayu Ambarwati Kusumaningtyas


#InspiratorMuslimah

#MujahidahWriter


Tulisan ini bisa menjadi perwakilan pembaca, bagi yang memiliki kesamaan rasa.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Penggemar dalam Diam

Penggemar dalam Diam Oleh: @daisylea__ Sebatas sewajarnya saja. Mengagumi ciptaan Rabb-Nya memang tak salah. Namun bisa dipahami setiap perjalanan membutuhkan waktu yang lama untuk memahami seseorang. Bisa dikatakan baik buruknya pengaruh yang signifikan dapat memberikan dampak pada pola pikir orang.  Tak ingin pemikiran buruk. Namun, ingin mengingatkan pemikiran kebaikan. Mengajak ke perkara yang memberikan pahala yang melimpah. Pentingnya memilih perbuatan menentukan jalan terbaik untuk menunaikan rangkaian kebaikan. Menyaring kembali budaya-budaya yang memasuki raga agar tak terjerumus ke dalam kemungkaran.  Dalam menyederhanakan makna kata budaya berupa kebiasaan baik buruk dalam lingkup sempit maupun luas. Konsep ini yang menjadi pondasi seseorang agar tak terpengaruh oleh kesenangan semata. Perlu dikaji ulang manfaatnya agar tidak sia-sia dalam menerima berbagai budaya. Layaknya kami, ummat muslim yang mengidolakan Baginda Rasulullah Muhammad Shallallahu  'Alaihi Wa...

Serial Puisi #1

Krisis Kepercayaan Oleh : daisylea__   Ketika dunia tak mampu berpijar Keyakinan kuat terjatuhkan Angin dempak menggelora Puing serpih pupus harapan   Ketika dunia tak mampu berpijar Waktu menggores luka Bagai pedang menusuk kalbu Jiwa suci terusikan Goyah kekuatan Runtuh tertindaskan   Mana, mana, mana eksekusimu ??? Malam menderu sunyi Kelam bergemuruh rindu Kuatkan tekad bersatu Bergelorai menyatukan negeriku   @ayuambarwati___ Klaten, 15 Juni 2020 #IndonesiaDaruratFilsafat #MujahidahWriter #InspiratorMuslimah  

Meramu Awal yang Baru

Meramu Awal yang Baru Oleh: @daisylea__   Dari lingkungan kita banyak belajar. Bahwa segi bersosialisasi juga memiliki dampak baik maupun buruk. Salah satunya dalam beradaptasi. Ketika teman-teman dipertemukan dengan lingkungan yang baru sosok kriteria yang kita idamkan justru menginginkan hal-hal yang baik, bukan?   Lalu, bagaimana jika yang terjadi justru sebaliknya? Teman-teman mau menyerah ditengah jalan atau justru melawan arus dan memberikan perubahan? Itu adalah sikap yang harus teman-teman tunjukkan.   Mungkin banyak dari kalian yang menginginkan bertahan lalu memberikan perubahan. Namun, nyatanya kalimat itu tak semudah yang kalian ungkapkan. Butuh proses yang cukup panjang dan usaha yang keras untuk menunjukkan bahwa sikap yang kalian pilih adalah yang benar.    Percayalah, selalu ada hikmah dibalik perjuangan kalian.    Awal yang baru mungkin bukan solusi, tapi ini adalah jalan yang harus kalian ditempuh. Bahwa dirimu masih berjuang, namun d...