Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2020

Meramu Awal yang Baru

Meramu Awal yang Baru Oleh: @daisylea__   Dari lingkungan kita banyak belajar. Bahwa segi bersosialisasi juga memiliki dampak baik maupun buruk. Salah satunya dalam beradaptasi. Ketika teman-teman dipertemukan dengan lingkungan yang baru sosok kriteria yang kita idamkan justru menginginkan hal-hal yang baik, bukan?   Lalu, bagaimana jika yang terjadi justru sebaliknya? Teman-teman mau menyerah ditengah jalan atau justru melawan arus dan memberikan perubahan? Itu adalah sikap yang harus teman-teman tunjukkan.   Mungkin banyak dari kalian yang menginginkan bertahan lalu memberikan perubahan. Namun, nyatanya kalimat itu tak semudah yang kalian ungkapkan. Butuh proses yang cukup panjang dan usaha yang keras untuk menunjukkan bahwa sikap yang kalian pilih adalah yang benar.    Percayalah, selalu ada hikmah dibalik perjuangan kalian.    Awal yang baru mungkin bukan solusi, tapi ini adalah jalan yang harus kalian ditempuh. Bahwa dirimu masih berjuang, namun d...

Belajar Toleransi

Belajar Toleransi Oleh: @daisylea__ Acap kali kita sering lupa diri untuk menghargai antarsesama. Padahal, menghargai adalah kunci dari terjaganya dibalik suatu hubungan.  Melihat kunci menghargai dalam arti luas. Sesama manusia harus saling memanusiakan yang lain. Tujuannya, untuk menjalin hidup bermasyarakat yang sejahtera dan bersosial. Selain itu, pentingnya bertoleransi juga bisa mengantarkan kemudahan. Seperti peribahasa, "Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing." Sebuah peribahasa dari budaya masyarakat Indonesia yang diabadikan dalam karya.  Di samping itu, Allah juga memberikan batasan toleransi itu hanya sebatas pada kepentingan sosial atau kepentingan duniawi saja, tidak boleh menyangkut pautkan dengan masalah aqidah agama. "Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas" (QS. Al-Baqarah : 190). Kita sebagai manusia juga dii...

Membenahi Niat

 Membenahi Niat Oleh: @daisylea__ Hati memang selalu berubah. Bahkan, setiap kita menemukan pemahaman yang baru bukan tak lain hati kita akan condong dalam pemilihan. Sebab, wawasan baru yang kelak akan menjadi paradigma baru dan layak diperjuangkan. Namun, perlu diingat bahwa disemua yang kau rencanakan, Rabb-mu juga punya skenario terbaik-Nya.  Semoga kita senantiasa menjadi hamba yang taat. Sebab, apapun nanti jalannya, Allah pun ingin kita belajar bersyukur dari rangkaian kejadian dalam menjalani proses kehidupan. Penting bagi kita untuk menjaga niat. Niat ini yang kelak akan mengingatkan kita untuk senantiasa bertawakal kepada-Nya. Melalui rangkaian usaha dan munajat do'a adalah cara terbaik untuk merayu sang pencipta. Berawal dari niat, yang in Syaa Allaah kelak menjadi pondasi. Maka, dari sini aku mengajak teman-teman untuk memahami arti sebuah niat. Hati yang bersih akan mempengaruhi pemikiran sehingga tanamkan kebiasaan untuk berpikir positif karena ini akan diyakini ...

Tiada Akhir Dalam Berdoa

Tiada Akhir Dalam Berdoa Oleh: @daisylea__ Raga dan sukma menyatu dalam munajat doa. Kerap kali, doa mengantarkan seseorang pada titik bersyukurnya. Sebab, berawal dari doa seorang hamba yang mengutamakan Rabb-nya akan mendatangkan berkah yang tiada tara.  Nikmat lega, doa sering menjadi jalan terakhir yang banyak ditempuh untuk bercerita mengenai  kondisi hatinya. Rangkaian doa juga menjadi solusi bagi setiap masalah yang dihadapi oleh manusia. Tugas kita masih sama, memasrahkan diri sepenuh hati serta merendahkan sujud meminta Ridha Ilahi.  Jalan lurus maupun berliku, manusia akan tetap mengadukan keistimewaan hari-harinya.  Bersyukurlah untuk kalian, yang setiap permintaan selalu dikabulkan oleh Rabb-nya. Buatmu, yang masih berjuang dalam doa tetap sabar dan semangat untuk meminta berkah-Nya. Sebab, Allah pasti sudah menyiapkan jalan terindah untuk hambanya, namun dengan cara yang berbeda. Ayu Ambarwati Kusumaningtyas  Klaten, 6 Agustus 2020  #Inspirator...

Aku Kembali

Aku Kembali Oleh: @daisylea__ Tahap demi tahap langkah ini mulai terajut. Menyesali? Ya, aku akui. Kecewa? Ya, aku akui. Tetapi, apa sikap yang kau ambil dari hikmah ini? Mau, mengulangi kembali? Atau, masih di zona ini? Bangkit. Kamu harus bangkit. Mungkin, situasi akan berbeda. Bahkan hati pun kuyakin tak lagi seutuhnya. Mau meminta maaf pun tak akan menutup lukanya. Lantas, bagaimana aku mengobatinya? Kuncinya, dekati sang pemilik hati. Bersabarlah untuk kesekian kali. Karena ini adalah masalah waktu dan hati. Jika niatmu baik, in Syaa Allah rahmat Allah pun akan membantumu menyatukan kembali. Yaa, kembali dalam merakit persahabatan ini. Bukan untuk diri sendiri, tetapi demi terjaganya sebuah ukhuwah kembali.  Saling mengingatkan sesama. Saling berdakwah dalam pembaharuan generasi. Mengajak berbuat kebaikan. Berjalan bersama bagaikan kepang bertali.  Ayo, kembali merajut asa demi Illahi Rabbi. Menyempatkan waktu untuk beribadah kebaikan kembali. Bersama-sama mengukir sejara...

Mengingat Kembali

  Mengingat kembali Oleh: @daisylea__ Kala ragamu berdiri, menghadap cermin. Pantulan wajah berseri bak rupawan. Tetapi, masalah hati, akhlak, bahkan kepribadian sudahkah sesuai dengan anjuran? Sebagaimana, Islam memberikan yang terbaik buat umat melalui Al-Qur'an & Sunnah. Akankah, tawadhumu sudah mencerminkan hal yang sama? Coba kembali pikirkan. Semakin banyak dosa yang kau timbun, apakah akan meringankan bebanmu untuk masuk surga-Nya?  Terkadang yang baik saja belum pasti, apalagi banyak dosa? Lalu, mau jadi apa?  Perbaiki dirimu, segera. Allah masih memberikan kesempatan. Jangan, kau sia-siakan.  Mulailah dari hal-hal yang sederhana. Pelan namun Istiqomah akan lebih nikmat dalam menuai hasilnya.  Apapun itu, semangatlah. Teruntuk kesekian kalinya. Jadikan hidupmu selama di dunia sebagai ladang tanam pahala. Allah akan membantu disetiap langkahmu dalam kebaikan. Jadi, jangan patah semangat. Bangkit dan mulailah hidup dengan kesempurnaan sesuai anjuran ag...