Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2020

Malam Kemenangan Kali Ini

Malam Kemenangan Kali Ini Oleh: @daisylea__ Aku merindukanmu. Raga yang dulu tak pernah absen untuk menasehatiku. Kini, aku kehilangan sosok itu.  Semesta memisahkan kami sementara. Tetapi, rasa itu akan teramat sakit, kala diri ini merindukannya.  Tembusan rindu selalu berakhir dengan doa. Doa yang mewakili hati untuk mempermudah hisab amalnya. Kematian, siapa yang menduga? Kehilangan, siapa yang mau? Takdirmu dan jalan hidupnya berbeda.  Sekali lagi, hanya doa yang mempermudah jalannya. Kamu menyayanginya? Begitu, juga keluarga. Rasa sayangnya tak akan pernah putus sedetik pun. Bahkan posisinya, tak akan pernah tergantikan. Terima kasih, atas waktunya. Waktu yang telah tersempatkan. Berbahagialah di alam yang berbeda. Kuharap kita sekeluarga dapat berkumpul kembali di surga-Nya.  Ayu Ambarwati Kusumaningtyas Klaten, 30 Juli 2020 #MujahidahWriter #InspiratorMuslimah

Mengabdikan Raga Demi Bumi Pertiwi

Mengabdikan Raga Demi Bumi Pertiwi Oleh: @daisylea__ Kaya nan permai layaknya memadu kasih. Alam bak surga, memanjakan pandangan. Hamparan lautan yang membentang memberikan kerinduan yang sangat mendalam.  Semesta elok, milik Nusantara. Hati memandang takjub. Kekayaan melimpah ruah tiada tara. Allah berikan secara percuma untuk negeri tercinta.  "Sudahkah, kau mensyukuri nikmat ini?" Layaknya TNI Polri yang mengabdikan diri demi bumi pertiwi. Raga ini juga turut andil dalam melestarikan budaya yang dimiliki. Memperkaya ilmu pengetahuan dalam mengembangkan teknologi, seolah menjadi kewajiban bagi penerus generasi.  Semangat untuk penerus bangsa. Perkembanganmu sangat dibutuhkan oleh negara. Mengoptimalkan kekayaan alam menjadi prioritas masa depan. Pengembangan sumber daya manusia seolah selaras dengan keadaan.  Majulah wahai, penerus kebanggaan. Ukirlah namamu sebagai ajang peradaban. Percayalah, bahwa dirimu akan menang. Ayu Ambarwati Kusumaningtyas Klaten, 29 Juli ...

Aku Masih Sama

Aku Masih Sama Oleh : @daisylea__ Mungkin waktu sudah mengubah keadaan, tetapi rasa ini akan tetap sama. Kekeluargaan yang menyatukan kita. Hingga nanti waktu usai, kuingin engkau masih sama, Kawan.  Pendidikan dan pengalaman yang kau tempuh, semoga memberikan kesederhanaan dalam menjalani kehidupan.  Jujur aku rindu. Kala itu, kebersamaan masih utuh dan menyatu. Tetapi, sekarang? Mau menyapa pun canggung. Sekedar tersenyum dan memberikan sinyal. Sinyal ini yang akan memberikan kehangatan hati bahwa ragamu masih mengingat diri ini. Semoga kelak kita dipersatukan kembali. Menjadi kawan yang menghiasi hari-hari. Aku menyayangimu layaknya diri ini. Kau kawanku hingga usai nanti.  Berbahagialah untuk kesekian kali. Wahai, Kawanku penghangat hati.  Ayu Ambarwati Kusumaningtyas Klaten, 28 Juli 2020 #AkuMasihSama #InspiratorMuslimah #MujahidahWriter

Mengenal Rindu Lebih Dekat

Mengenal Rindu Lebih Dekat Oleh: daisylea Rindu selalu berkaitan dengan jarak, intensitas pertemuan, dan kedekatan hubungan. Eitss... Tunggu dulu, ga semua yang berkaitan dengan rindu harus untuk pasangan yaa kepada Allah wajib dong . Hehehe.. Rindu sebenarnya memberikan nikmat, lho . Mau tahu ga nikmat apa? Hehehe ... Yap, Nikmat itu yakni memantaskan. Perbaikan diri lagi, lagi, dan terus. Ingatkan bahwa seorang manusia tidak luput dari kekurangan, salah, bahkan dosa maka jawabnya pun akan tetap sama yakni memantaskan dirimu sendiri. Tujuannya pun bisa dikatakan relatif. Entah untuk dirimu sendiri, orang tua, kerabat, pasangan, bahkan Allah SWT. Koreksi kembali kekuranganmu. Ingat yaa ga usah sampai insecure , percaya aja bahwa kamu mampu, kamu bisa. Tenang rejeki sudah ada yang atur. Nikmat rindu itu sebenarnya berkaitan dengan jiwamu, akhlakmu, bahkan ibadahmu. Bukan untuk menjadi sombong yaa, awas hati-hati. Jangan, sampai berlebihan. Semua ada batasan. Sewajarnya saja, ...